Postingan

Humanisasi Pendidikan

"Dehumanisasi yang menandai bukan saja mereka yang dirampas kemanusiaanya, tetapi juga (biarpun dalam cara yang berbeda) mereka yang telah merampasnya adalah sebuah penyimpangan fitra untuk menjadi manusia sejati" (Paulo Freire, Pendidikan Kaum Tertindas)  Berbicara mengenai pendidikan tidak akan pernah tiba pada kata final . Hal ini dikarenakan pedidikan merupakan sebuah proses yang berkelanjutan ( Countinue ) untuk menjadi ( becoming ). Yang dimaksudkan adalah pendidikan menjadi sebuah proses untuk menjadikan manusia sebagaimana adanya (Humanisasi). Dewasa ini kita sering diperdengarkan dan diperlihatkan mengenai fenomena-fenomena dehumanisasi.  Secara sederhana dehumanisasi merupakan tindakan/upaya pencemaran, pelecahan dan perampasan kemanusian. Entitas dehumanisasi ini seringkali nampak dalam peristiwa-peristiwa semisal, diskrimianasi, eksploitasi alam, pembunuhan, korupsi, terorisme, kriminalitas, bentrok antar kelompok dan pelecehan seksual yang begitu marak terjadi....

Sajak-sajak tak berjudul

"Saya hanya ingin hidup, ketika saya masih hidup" Sejauh ini Sedekat itu Di sini dan di sana Kemarin, hari ini dan esok Semua tentang ruang dan waktu. ... Seumpama tumpukan kayu yang dilahap api Menghangatkan, lalu perlahan redup Barah menuju abu Lalu lenyap terbawa angin.  ... Aroma tubuhmu Lekuk pinggangmu Merah bibirmu Ingin kujama, kunikmati, kusetubuhi.  Lalu menari riang bersamamu Ahh, sialnya kau begitu indah untuk dicemari.  ... Tak ada rindu yang lebih rindu dari tanah musim kemarau yang merindukan tetesan air

Monolog "Bisu"

Diam adalah isyarat Isyarat yang terhenti pada ungkapan kata Pada suara ia redup Pada makna ia hidup Tak bersuara Tak ada balasan Diamku tak bisa diterka Kecuali derik jangkrik Yang mungkin mengerti isyarat diamku afu~ Makale Utara, 29 Juli 2020

Kontra Diri

Menepi... Bukan ditepikan! Menghindar... Bukan dihindari! Pergi... Bukan ditinggalkan! Hilang... Bukan dihilangkan! Lupa... Bukan dilupakan! Ego memaksa menyicipi tiap lika liku luka dan duka Namun, logika menolak menyicipi tiap lika liku luka dan duka